Cara Menurunkan Bounce Rate Website yang Sudah Terbukti!

Pemilik website tentu menginginkan agar situsnya ramai dikunjungi setiap harinya. Namun, mengunjungi saja tidaklah cukup. Karena, maunya pemilik situs pengunjung ini menjadi pengikut setia website yang mereka miliki. Namun, banyak orang yang segera menutup website tanpa membuka halaman lain. Nah, inilah yang disebut dengan bounce rate website.

Situasi ini tidak diinginkan oleh setiap pemilik website. Karena, tujuan ataupun program marketing digital yang mereka gunakan tidak akan berjalan dengan baik. Oleh karena itu, Anda perlu tahu apa saja cara yang bisa digunakan untuk mengurangi bounce rate tersebut.

Beberapa Cara Menurunkan Bounce Rate Website

Bounce rate ini biasa terjadi ketika pembaca merasa butuh sebuah informasi dan mengunjungi sebuah website. Namun, setelah menemukan informasi yang dibutuhkan mereka segera meninggalkan situs tersebut tanpa melakukan kegiatan lain seperti eksplor website.

Hal ini bisa Anda periksa dengan mudah. Caranya adalah dengan melihat trafik beserta single page visit yang ada. Jadi, jika trafiknya sekitar 80 dan single page visit sekitar 40. Maka, bounce rate situs Anda sebesar 50%. Tingkat bounce-nya cukup tinggi sehingga Anda bisa memperkirakan ada yang salah pada website tersebut.

Tentu saja terdapat beberapa cara mengurangi tingkat bounce pada website tersebut dan semua cara yang ada di bawah ini mudah dilakukan. Adapun cara tersebut antara lain:

  • Meningkatkan Kualitas Konten

Cara pertama yang harus Anda lakukan adalah dengan meningkatkan kualitas konten yang ada. Caranya tentu beragam seperti melengkapi informasi yang ada. Namun, pastikan informasi tersebut valid dan berguna bagi pembaca.

Gunakan gambar yang menarik, perbaiki penulisan yang salah dan lainnya. Pastikan juga Anda memakai teknik SEO On Page sehingga posisi situs berada di atas pada mesin pencari sehingga pengunjung akan meningkat drastis.

  • Buatlah Konten yang Relevan dengan Topik yang Diangkat

Cara lain yang harus digunakan adalah membuat konten sesuai dengan topik yang diangkat. Jadi, Anda harus mampu menulis dengan relevan dan konsisten. Jangan sampai isi konten yang ada melenceng dari topik yang ingin dibahas.

Anda bisa saja mengangkat topik “demokrasi” dan menghubungkannya dengan “presiden”. Namun, jangan sampai isi konten yang seharusnya tetap pada ranah demokrasi justru beralih jadi pembahasan presiden. Karena hal ini sudah tidak relevan dari topik seharusnya.

  • Tingkatkan Loading Speed Website

Cara lain yang bisa menurunkan bounce rate website adalah dengan meningkatkan kecepatan loading page situs tersebut. Sebagus apapun kualitas kontennya akan percuma jika websitenya lama dibuka. Pembaca sekarang ingin segala sesuatunya berjalan dengan cepat termasuk loading page. Karena mereka akan menutup situs Anda jika harus menunggu bahkan selama 5 detik.

  • Buat Desain Website yang Sederhana Tapi Menarik

Cara lain yang bisa dipakai adalah membuat desain situs yang sederhana namun menarik. Anda bisa memakai desain yang sederhana dan memakai warna yang baik. Cara ini juga berhubungan dengan loading page. Karena desain yang ringan dan sederhana namun menarik akan membuat website menjadi lebih ringan sehingga loading page-nya menjadi lebih cepat.

  • Jangan Pakai Banyak Pop-up

Memakai pop up tentu memberikan banyak keuntungan bagi pemilik website. Contohnya saja mengenalkan berbagai informasi dan konten baru, promosi produk dan lainnya. Namun, Anda tidak dianjurkan memakai banyak pop up karena mengganggu pandangan pembaca sehingga membuat mereka kesal dan segera menutup situs Anda.

Nah, itulah 5 cara menurunkan bounce rate website yang perlu untuk Anda ketahui. Cara di atas merupakan yang paling dasar namun memiliki peran besar dalam menangani tingkat bounce situs. Oleh karena itu, pastikan Anda memakai cara ini untuk meningkatkan performa website masing-masing.

Leave a Comment